DATAQU News – Suasana ceria dan penuh warna tampak di halaman hijau DATAQU saat para santri mengikuti kegiatan pembelajaran kreatif bertajuk “Kreativitas Kolase Daun di Alam Terbuka”. Kegiatan luar ruangan (outdoor learning) ini dirancang untuk mengajak anak-anak belajar langsung dari alam sembari mengasah keterampilan motorik halus dan daya imajinasi sejak usia dini.
Kegiatan ini diikuti dengan penuh semangat oleh santri jenjang usia dini DATAQU dengan didampingi langsung oleh para guru dan Dewan Asatidz. Berlangsung di bawah rindangnya pepohonan halaman sekolah, anak-anak duduk beralaskan tikar warna-warni sembari menikmati udara segar dan suasana belajar yang berbeda dari ruang kelas biasanya.
Tujuan utama dari pembelajaran tematik berbasis bahan alam ini adalah mengenalkan konsep estetika, melatih koordinasi mata dan tangan, serta menanamkan rasa syukur dan kepedulian terhadap lingkungan ciptaan Allah SWT. Dengan memanfaatkan dedaunan dan bunga yang berguguran di sekitar sekolah, santri diajarkan untuk menghargai potensi alam sebagai media belajar yang menyenangkan.
Dalam proses pembuatannya, para santri diajak mengumpulkan beragam bentuk dan tekstur daun, mulai dari daun hijau segar hingga daun kering. Dengan bimbingan asatidz, anak-anak menempelkan potongan daun dan kelopak bunga pada selembar kertas putih hingga membentuk pola bunga yang indah dan rapi. Di akhir sesi, seluruh santri dengan bangga memamerkan hasil karya seni buatan tangan mereka masing-masing.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa metode belajar aplikatif dan kontekstual seperti ini sangat penting dalam masa tumbuh kembang anak usia emas (golden age). Selain merangsang saraf sensorik dan motorik, kegiatan luar kelas terbukti efektif membangun suasana belajar yang membahagiakan, bebas stres, dan mempererat interaksi sosial antarsantri.
Melalui program kreativitas kolase alam terbuka ini, DATAQU terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar holistik yang tidak hanya berfokus pada kecerdasan kognitif dan spiritual, tetapi juga keterampilan motorik serta kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan